Sebuah giroskop harus berputar agar tetap tegak, dan sebuah hula hoop harus berputar agar tidak jatuh. Hal yang sama berlaku untuk lubang hitam: partikel yang berputar terlalu lambat akan hancur, hanya menyisakan sup energi yang mendidih, yang sangat mirip dengan "lautan mendidih" di awal alam semesta. Tetap simak: lubang hitam dengan pori-pori dan struktur empat lapisannya.


I. Apa Itu Gravitasi?


II. Horizon Peristiwa vs. "Mikropori"


III. Empat Lapisan Lubang Hitam (Pandangan TFE)


IV. Mengapa Bagian Dalam Menjadi "Sup"?


V. Aliran: Seperti "Katup Uap" pada Penutup Panci

Ketika "panci" terlalu rapat, energi terkonsentrasi dan dikeluarkan ke arah yang paling efisien dalam hal energi, yang kita sebut semburan. Arah semburan ditentukan oleh "penataan dan kerapatan lautan"; semakin rapat, semakin besar kemungkinan semburan kuat akan terjadi.
Petunjuk: Dalam "Ilustrasi: Elektron bukan titik, tetapi 'gelombang'", kami menyebutkan "tekstur". Semburan memanfaatkan "tekstur" besar sebagai saluran, yang kami sebut Korridor Tegangan Pandu Gelombang. Detail lebih lanjut dapat ditemukan di situs resmi.


VI. Prediksi


Kesimpulan dan Akses


Dukungan

Kami adalah tim yang dibiayai sendiri. Mempelajari alam semesta bukan hobi, melainkan misi pribadi. Ikuti kami dan bagikan tulisan ini — satu kali berbagi sangat berarti bagi perkembangan fisika baru berbasis Teori Filamen Energi. Terima kasih!